Gangguan skizofrenia berdampak signifikan pada kemampuan individu dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat. Sekitar 70% klien skizofrenia di Rumah Berdaya adalah kepala rumah tangga dan/atau ibu rumah tangga yang sering menghadapi tantangan dalam menjalankan fungsi sosial dan keluarga, yang jika tidak diatasi dapat memengaruhi masa depan anak-anak mereka melalui toxic parenting. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan klien skizofrenia melalui terapi kerja pembuatan dupa untuk meningkatkan pendapatan berbasis ekonomi digital. Hingga saat ini, kurangnya yang mengkaji pemberdayaan ekonomi berbasis terapi kerja untuk klien skizofrenia menciptakan kesenjangan pengetahuan yang perlu diatasi. Pengabdian ini melibatkan 30 klien skizofrenia dan 11 pengelola di Rumah Berdaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesehatan mental klien, keterampilan dalam memproduksi dupa berkualitas, dan pemahaman tentang kewirausahaan serta pemasaran produk berbasis digital. Implikasi pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan terapi kerja berbasis ekonomi digital dapat menjadi model pemberdayaan yang efektif bagi klien skizofrenia.
Copyrights © 2025