Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif, desain pre-eksperimental dengan pola One Group Pretest-Posttest. Populasi pada penelitian ini adalah kelas V SD 1 Pasuruhan Kidul yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar wawancara, lembar observasi, lembar dokumentasi, dan lembar tes. Teknik analisis data menggunakan SPSS 25 meliputi uji paired sample t test dan uji n-gain. Hasil uji paired sample t test memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 yang mengindikasikan bahwa model dan media pembelajaran yang diterapkan berpengaruh. Sementara itu, hasil uji n-gain menunjukkan skor kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebesar 0,87 yang termasuk dalam kategori tinggi dan nilai n-gain persen sebesar 87% dengan tafsiran efektif.
Copyrights © 2026