Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran inklusi berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) pada anak usia dini di TK Ceria Timoho. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pendidikan inklusif dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK), serta potensi pendekatan STEAM dalam mendukung pembelajaran yang interaktif dan multisensori. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memahami secara mendalam proses pembelajaran, interaksi guru dan siswa, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM dapat meningkatkan keterlibatan, keterampilan sosial, serta kemampuan kolaboratif anak, termasuk ABK, melalui kegiatan yang terintegrasi dan menyenangkan. Namun, implementasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana prasarana dan kesiapan guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan yang lebih optimal dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif berbasis STEAM di PAUD.
Copyrights © 2026