Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan dan layanan inovasi dalam mempengaruhi keberlangsungan usaha UMKM di Kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pelaku UMKM. Teknik analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kelangsungan usaha UMKM dengan nilai T hitung sebesar 4,796 dan signifikansi < 0,001. Inovasi layanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembatasan usaha UMKM dengan nilai T hitung sebesar 2,654 dan signifikansi sebesar 0,009. Secara simultan kualitas layanan dan inovasi layanan berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha UMKM dengan nilai F hitung sebesar 49,586 dan signifikansi < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,476 menunjukkan bahwa kualitas layanan dan inovasi layanan mampu menjelaskan seluruh usaha sebesar 47,6%, sedangkan 52,4% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian, seperti digitalisasi usaha, kemampuan manajerial, akses permodalan, dan strategi pemasaran. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan menambahkan variabel yang lebih luas agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif. Temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kualitas layanan yang disertai inovasi layanan dapat memperkuat daya saing dan menjaga keinginan usaha UMKM di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.
Copyrights © 2026