Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan wilayah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan potensi ekonomi sumber daya alam menggunakan metode Fuzzy C-Means Clustering (FCM). Analisis difokuskan pada lima sektor ekonomi primer strategis, yaitu pertanian, UMKM, perkebunan, perkebunan buah, dan perikanan, dengan data bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara melalui Potensi Desa (PODES) dan statistik sektoral tahun 2024. Tahapan penelitian meliputi preprocessing, normalisasi, penentuan jumlah klaster optimal, penerapan FCM, serta evaluasi menggunakan Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz Score. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya tiga klaster utama pada setiap sektor dengan karakteristik yang berbeda, misalnya sektor pertanian didominasi oleh wilayah berproduksi pangan tinggi di Klaster 1, sedangkan Klaster 3 mencakup wilayah berproduktivitas rendah. Evaluasi model menghasilkan nilai Silhouette Score 0,53–0,61 dan Davies-Bouldin Index <0,7 pada sebagian besar sektor, menunjukkan kualitas klasterisasi yang baik. Visualisasi peta tematik memperlihatkan pola distribusi spasial yang jelas, dan analisis lanjutan menghasilkan rekomendasi kebijakan sektoral seperti penguatan hilirisasi, peningkatan akses pasar UMKM, dan optimalisasi teknologi pertanian. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam perumusan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
Copyrights © 2026