Beberapa fenomena yang berulang kali ditemui pada lingkungan akademik yaitu perilaku yang diperbuat secara tidak sah untuk mencapai kesuksesan atau menghindari kegagalan dalam aktivitas akademik yang bisa disebut kecurangan akademik. Banyak siswa yang memilih untuk melakukan kecurangan demi memenuhi tuntutan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan Self efficacy dengan kecurangan akademik pada siswa SMA. Penelitian ini melibatkan 262 siswa SMA. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan 2 skala, yaitu skala general Self efficacy dan skala kecurangan akademik. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan terdapat hubungan negatif antara Self efficacy dengan kecurangan akademik pada siswa SMA. Dengan demikian semakin tinggi tingkat Self efficacy pada siswa maka semakin rendah tingkat perilaku kecurangan akademik. Sebaliknya, semakin rendah Self efficacy siswa maka semakin tinggi kecurangan akademik siswa tersebut. Kemudian diketauhi kontribusi Self efficacy terhadap kecurangan akademik adalah sebesar 28,9%, sementara 71,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Melalui penelitian ini, telah diketauhi bahwa Self efficacy dapat mempengaruhi kecurangan akademik.
Copyrights © 2026