Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam upaya kesiapsiagaan bencana, terutama pada wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap kejadian bencana alam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan psikologis siswa melalui pelatihan sehat jiwa dengan pendekatan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) di SMP Negeri 3 Moyo Hulu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan menggunakan media PowerPoint (PPT) dan edukasi interpersonal menggunakan buku saku yang dilaksanakan pada siswa kelas VII dan VIII. Materi yang diberikan mencakup konsep sehat jiwa, kesiapsiagaan psikologis dalam menghadapi bencana, serta praktik SEFT sebagai teknik pengelolaan stres dan kecemasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan mental dalam situasi bencana, mengenali langkah-langkah promotif dan preventif kesehatan jiwa, serta mempraktikkan teknik SEFT secara mandiri. Penggunaan media PPT dan buku saku terbukti meningkatkan partisipasi serta pemahaman siswa selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja dalam menghadapi potensi bencana di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026