Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas konseling berbasis obrolan Kecerdasan Buatan (AI) sebagai alternatif untuk mendukung kesehatan mental siswa Generasi Z. Metode yang digunakan adalah riset pustaka dengan menganalisis berbagai artikel jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan dalam lima tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dari berbagai sumber terpercaya seperti Google Scholar dan jurnal internasional, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling berbasis obrolan AI memiliki keunggulan dalam hal kemudahan akses, fleksibilitas waktu, dan anonimitas, sehingga meningkatkan kenyamanan siswa dalam mengungkapkan masalah psikologis mereka. Selain itu, penggunaan chatbot AI terbukti efektif dalam membantu mengurangi tingkat stres dan kecemasan ringan hingga sedang, serta memberikan dukungan emosional awal yang cepat. Namun, keterbatasan dalam memahami emosi secara mendalam dan kurangnya empati merupakan hambatan utama, sehingga layanan ini tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran konselor profesional. Kesimpulannya, konseling berbasis obrolan AI efektif sebagai sistem dukungan awal dalam membantu kesehatan mental siswa Generasi Z. Integrasi antara teknologi AI dan layanan konseling konvensional merupakan pendekatan yang lebih optimal dalam mengembangkan layanan kesehatan mental di era digital .
Copyrights © 2026