Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu quenching terhadap nilai kekerasan, kekuatan tarik, dan struktur mikro pada baja AISI 4140. Proses perlakuan panas dilakukan menggunakan metode quenching pada suhu 800°C dan 900°C, kemudian dibandingkan dengan spesimen tanpa perlakuan panas (raw material). Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan Rockwell C (HRC), uji tarik, dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen quenching pada suhu 800°C menghasilkan nilai kekerasan rata-rata tertinggi sebesar 52,1 HRC dibandingkan raw material sebesar 50,83 HRC dan spesimen quenching 900°C sebesar 30,7 HRC. Pada pengujian tarik, spesimen quenching 900°C menghasilkan tegangan maksimum tertinggi sebesar 2216,37 MPa. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan adanya perubahan struktur mikro dari ferrite dan pearlite pada raw material menjadi struktur martensit yang lebih dominan setelah proses quenching. Perubahan struktur mikro tersebut memengaruhi karakteristik mekanik material, terutama terhadap nilai kekerasan dan kekuatan tarik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi suhu quenching berpengaruh terhadap sifat mekanik dan struktur mikro baja AISI 4140 sehingga proses quenching dapat digunakan untuk meningkatkan performa material sesuai kebutuhan aplikasi teknik.
Copyrights © 2026