Jurnal Kebidanan
VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LAPAS PEREMPUAN YOGYAKARTA

Puji Wulandari (Unknown)
Era Revika (Prodi Kebidanan & Pendidikan Profesi Bidan, Sekolah Tingggi Ilmu Kesehatan Akbidyo)
Anugerah Destia (Prodi Kebidanan & Pendidikan Profesi Bidan, Sekolah Tingggi Ilmu Kesehatan Akbidyo)
Widy Nurwiandani (Prodi Kebidanan & Pendidikan Profesi Bidan, Sekolah Tingggi Ilmu Kesehatan Akbidyo)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2026

Abstract

Latar belakang: Infeksi menular seksual (IMS) tetap menjadi persoalan kesehatan global dengan lebih dari 500 juta kasus baru setiap tahunnya. Di Indonesia, prevalensi IMS seperti HIV, sifilis, dan gonore masih tinggi, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Narapidana merupakan kelompok berisiko tinggi karena keterbatasan informasi, stigma, serta perilaku berisiko. Studi pendahuluan di Lapas Perempuan Yogyakarta menunjukkan rendahnya pengetahuan warga binaan mengenai IMS. Intervensi edukatif seperti penggunaan booklet terbukti berhasil meningkatkan pemahaman dan sadar terhadap pencegahan IMS. Peran bidan sangat penting dalam memberikan edukasi serta pemberdayaan kesehatan reproduksi, khususnya pada kelompok rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap warga binaan pemasyarakatan mengenai IMS di Lapas Perempuan Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi experimental pre and posttest with control group. Sampel berjumlah 94 warga binaan, terdiri atas 47 orang kelompok eksperimen dan 47 orang kelompok kontrol, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil: Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Uji beda man Whitney. Hasil menandakan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada kelompok yang menerima perlakuan setelah intervensi (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan bermakna terhadap sikap (p=0,003). Kesimpulan: Edukasi menggunakan booklet terbukti lebih berhasil dibandingkan leaflet dalam membuat pengetahuan meningkat dan sikap warga binaan terkait infeksi menular seksual. Kata kunci: Edukasi, Infeksi Menular Seksual (IMS), Booklet, Pengetahuan, Sikap

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkeb

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

ABSTRAK Latar Belakang : Involusi uterus adalah suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil. Proses ini dimulai segera plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus (Ambarwati, 2009). Senam nifas adalah latihan jasmani yang dilakukan setelah melahirkan, dimana fungsinya ...