This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan
Anugerah Destia
Prodi Kebidanan & Pendidikan Profesi Bidan, Sekolah Tingggi Ilmu Kesehatan Akbidyo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LAPAS PEREMPUAN YOGYAKARTA Puji Wulandari; Era Revika; Anugerah Destia; Widy Nurwiandani
Jurnal Kebidanan VOLUME 18, NO.01 JUNI 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v18i01.1017

Abstract

Latar belakang: Infeksi menular seksual (IMS) tetap menjadi persoalan kesehatan global dengan lebih dari 500 juta kasus baru setiap tahunnya. Di Indonesia, prevalensi IMS seperti HIV, sifilis, dan gonore masih tinggi, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Narapidana merupakan kelompok berisiko tinggi karena keterbatasan informasi, stigma, serta perilaku berisiko. Studi pendahuluan di Lapas Perempuan Yogyakarta menunjukkan rendahnya pengetahuan warga binaan mengenai IMS. Intervensi edukatif seperti penggunaan booklet terbukti berhasil meningkatkan pemahaman dan sadar terhadap pencegahan IMS. Peran bidan sangat penting dalam memberikan edukasi serta pemberdayaan kesehatan reproduksi, khususnya pada kelompok rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat pengetahuan dan sikap warga binaan pemasyarakatan mengenai IMS di Lapas Perempuan Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi experimental pre and posttest with control group. Sampel berjumlah 94 warga binaan, terdiri atas 47 orang kelompok eksperimen dan 47 orang kelompok kontrol, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasil: Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Uji beda man Whitney. Hasil menandakan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan pada kelompok yang menerima perlakuan setelah intervensi (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan bermakna terhadap sikap (p=0,003). Kesimpulan: Edukasi menggunakan booklet terbukti lebih berhasil dibandingkan leaflet dalam membuat pengetahuan meningkat dan sikap warga binaan terkait infeksi menular seksual. Kata kunci: Edukasi, Infeksi Menular Seksual (IMS), Booklet, Pengetahuan, Sikap