Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur etnomatematika yang terdapat dalam Tari Jaipong di Sanggar Tari Andri, Kota Bekasi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga subjek utama: pencipta gerak, pelatih utama, dan asisten pelatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Jaipong mengandung berbagai konsep matematika, seperti bangun datar (segitiga, persegi panjang, dan lingkaran) yang ditemukan pada kostum dan properti, sudut (lancip, siku-siku, tumpul, dan lurus) dalam gerakan tari, serta transformasi geometri (translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi). Selain itu, ditemukan pola bilangan dalam ketukan musik yang mencerminkan barisan aritmatika dan geometri. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tari Jaipong tidak hanya memiliki nilai estetika dan budaya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika berbasis budaya yang kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, pendekatan etnomatematika dapat menjadi alternatif efektif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa melalui pelibatan budaya lokal.
Copyrights © 2025