Perpustakaan merupakan lembaga yang berperan melestarikan budaya lokal. Tidak hanya menjaga warisan budaya yang berupa benda saja tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai filosofi hidup yang mendasari konsep kepemimpinan perpustakaan. Diharapkan dari penelitian ini akan menemukan model implementasi kearifan lokal sebagai identitas kepemimpinan. Penelitian ini menganalisis kebijakan dan program kerja UPT Perpustakaan UIN Raden Mas Said Surakarta melalui nilai kearifan lokal masyarakat. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial tertentu secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukan bahwa kearifan lokal yang diimplementasikan dalam kepemimpinan perpustakaan tersebut meliputi nilai toleransi, sikap legowo, mempermudah urusan orang lain, dan berpikir kritis. Selain itu, perpustakaan juga sebagai lembaga informasi juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pelestarian budaya Jawa melalui penyediaan layanan dan koleksi budaya seperti; Javanese Corner, display dolanan Jawa, dan koleksi manuskrip. Upaya promosi dilakukan melalui program kunjungan bagi mahasiswa baru yang bertujuan untuk memperkenalkan perpustakaan sebagai lembaga yang melestarikan nilai budaya dalam bentuk koleksi warisan budaya yang dimiliki.
Copyrights © 2026