Kajian ini berangkat dari rendahnya kompetensi berbahasa lisan peserta didik, khususnya pada keterampilan menyimak dan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa mayoritas siswa kelas XII di SMA Negeri 8 Makassar menghadapi hambatan signifikan dalam menguasai kedua keterampilan tersebut melalui pendekatan konvensional. Penelitian ini bertujuan merancang dan menghasilkan media pembelajaran Podcast Audio Visual yang memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) sebagai kerangka pengembangan, melibatkan 30 peserta didik kelas XII yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli, kuesioner respons pengguna, dan tes kompetensi belajar, yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan media sebesar 98,18% dan kelayakan materi sebesar 89,23% (kategori sangat baik). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada skor menyimak (rerata pretest 34,87→ posttest 38,80; gain 3,93) dan berbicara (rerata pretest 35,00→ posttest 38,80; gain 3,80), dengan effect size Cohen's d = 0,7 pada kategori sedang-kuat (moderate to large) (p < 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa media podcast audio visual efektif mengoptimalkan keterampilan menyimak dan berbicara, sekaligus berkontribusi pada penyediaan solusi media pembelajaran digital yang inovatif dan adaptif bagi pendidik Bahasa Inggris di jenjang sekolah menengah atas.
Copyrights © 2026