Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo
Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(2), Juni 2025

Prinsip Behaviorisme Dalam Pembelajaran

Indah Fani Damayanti (Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2025

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya dapat diukur melalui pemahaman tekstual, tetapi juga melalui perubahan kebiasaan perilaku siswa. Pendekatan teori behaviorisme menekankan pentingnya perubahan perilaku sebagai indikator pembelajaran. Melalui teori behavioristik, guru diharapkan memberikan pembelajaran yang mendorong perubahan perilaku positif pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, yang melibatkan pengumpulan data dan informasi dari berbagai sumber tekstual, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan materi relevan lainnya. Hasil pada penelitiaan ini menunjukkan bahwa teori pembelajaran behaviorisme menekankan bahwa pembelajaran merupakan perubahan perilaku yang dapat diamati, dievaluasi, dan diukur. Dalam konteks ini, guru perlu memahami materi yang akan disampaikan, hasil yang diharapkan, serta cara memberikan respons terhadap jawaban siswa, baik dalam bentuk pujian maupun koreksi atas jawaban yang kurang tepat. Oleh karena itu, tujuan pembelajaran perlu dirumuskan secara jelas dan eksplisit, dengan tetap memperhatikan batasan kemampuan belajar siswa. Implikasi teori behavioristik dalam pendidikan berarti pembelajaran harus terstruktur, disiplin, dan berfokus pada hasil yang bisa diukur. Guru perlu menyusun materi menarik, memberi dorongan positif, dan menggunakan hukuman hanya jika diperlukan, sambil mengimbangi dengan pendekatan lain untuk menjaga kreativitas siswa

Copyrights © 2025