Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-efficacy terhadap prestasi akademik mahasiswa dalam pembelajaran daring. Perkembangan teknologi pendidikan yang semakin pesat telah mendorong perguruan tinggi untuk mengimplementasikan sistem pembelajaran daring secara luas. Namun, keberhasilan pembelajaran daring tidak hanya dipengaruhi oleh faktor teknologi, melainkan juga faktor psikologis mahasiswa, salah satunya adalah self-efficacy. Self-efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menyelesaikan tugas dan mencapai tujuan tertentu. Mahasiswa dengan self-efficacy tinggi cenderung memiliki motivasi belajar, kemampuan adaptasi, serta ketekunan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap mahasiswa perguruan tinggi yang mengikuti pembelajaran daring. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa pada pembelajaran daring. Mahasiswa yang memiliki tingkat self-efficacy tinggi menunjukkan capaian akademik yang lebih baik dibandingkan mahasiswa dengan self-efficacy rendah. Selain itu, self-efficacy juga berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar, manajemen waktu, dan kemampuan pemecahan masalah selama proses pembelajaran daring berlangsung. Oleh karena itu, pengembangan self-efficacy perlu menjadi perhatian penting bagi dosen dan institusi pendidikan melalui strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan model pembelajaran daring yang lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan prestasi akademik mahasiswa.
Copyrights © 2025