Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan prediksi cuaca, khususnya dalam menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan penelitian mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam prediksi cuaca ekstrem melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2015–2025, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi pola kolaborasi penulis, institusi, negara, serta hubungan antar kata kunci penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa publikasi dalam bidang ini mengalami peningkatan yang signifikan dan didominasi oleh tema penelitian seperti artificial intelligence, weather forecasting, machine learning, dan extreme weather. Jaringan kolaborasi menunjukkan bahwa beberapa negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan India memiliki kontribusi yang dominan dalam pengembangan penelitian di bidang ini, dengan kolaborasi internasional yang cukup kuat. Selain itu, analisis kata kunci mengungkapkan adanya pergeseran fokus penelitian dari pengembangan algoritma kecerdasan artifisial menuju penerapan teknologi tersebut untuk memahami dampak perubahan iklim, memprediksi kejadian cuaca ekstrem, serta mendukung sistem mitigasi bencana dan manajemen risiko. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan artifisial memiliki peran strategis dalam pengembangan sistem prediksi cuaca modern yang lebih akurat dan adaptif terhadap dinamika lingkungan global.
Copyrights © 2026