Daerah Gumelar dan sekitarnya, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merupakan wilayah yang tersusun oleh batuan sedimen dari Formasi Halang dan Formasi Tapak yang memiliki karakteristik litologi yang beragam. Variasi litologi tersebut berpengaruh terhadap kemampuan batuan dalam meloloskan air ke dalam tanah sehingga mempengaruhi potensi infiltrasi air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik litologi dan potensi infiltrasi berdasarkan analisis peta Fracture Fault Density (FFD) di daerah penelitian. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi untuk mengidentifikasi satuan litologi, analisis petrografi sayatan tipis untuk mengetahui komposisi mineral dan tekstur batuan, serta analisis peta FFD untuk mengidentifikasi zona intensitas rekahan yang berperan dalam meningkatkan permeabilitas batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi batupasir pada Formasi Halang memiliki potensi infiltrasi yang lebih tinggi dibandingkan batulempung karena memiliki ukuran butir yang lebih kasar, porositas intergranular, dan permeabilitas yang lebih baik. Selain itu, zona dengan nilai FFD tinggi menunjukkan intensitas rekahan yang lebih besar sehingga meningkatkan jalur pergerakan air ke dalam batuan. Integrasi antara litologi dan peta FFD menunjukkan bahwa daerah dengan litologi permeabel yang dikombinasikan dengan kepadatan rekahan tinggi berpotensi menjadi zona infiltrasi utama di daerah penelitian.
Copyrights © 2026