Kemampuan mengenal pola merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan matematika awal anak usia dini karena berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, memahami keteraturan, serta menjadi dasar dalam mempelajari konsep matematika yang lebih kompleks. Namun, hasil observasi di TKIT Al Fikri Pekanbaru menunjukkan bahwa kemampuan mengenal pola anak usia 5-6 tahun masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengenal pola anak sebelum dan sesudah penggunaan Matematika Kit serta mengetahui pengaruh Matematika Kit terhadap kemampuan mengenal pola anak usia 5-6 tahun di TKIT Al Fikri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 16 anak usia 5-6 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji t berpasangan (paired sample t-test), dan uji N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal pola anak meningkat dari rata-rata 43,13% pada pretest menjadi 79,38% pada posttest. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan nilai t sebesar 20,857, yang menunjukkan bahwa Matematika Kit berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengenal pola anak. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 63,74% berada pada kategori sedang. Dengan demikian, Matematika Kit dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal pola anak usia dini melalui kegiatan belajar yang konkret, interaktif, dan menyenangkan.
Copyrights © 2026