Kekerasan terhadap anak di Kota Pekanbaru merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dinamika keluarga, kondisi sosial ekonomi, dan nilai-nilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran keluarga dalam mencegah kekerasan pada anak serta mengidentifikasi faktor-faktor risiko dan protektif yang terkait. Melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan 5 orang tua, penelitian ini mengungkap bahwa pola asuh yang otoriter, komunikasi yang buruk, dan konflik keluarga merupakan faktor risiko utama. Sebaliknya, dukungan sosial, keterlibatan orang tua dalam kegiatan anak, dan pendidikan tentang pengasuhan anak yang positif merupakan faktor protektif yang signifikan. Temuan penelitian ini menyoroti pentingnya program pencegahan yang berfokus pada penguatan keluarga, peningkatan kesadaran masyarakat, dan kerjasama lintas sektor. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi upaya pencegahan kekerasan terhadap anak yang lebih efektif di Kota Pekanbaru.
Copyrights © 2024