Fenomena penerapan hukuman mati telah lama menjadi isu kontroversial di berbagai belahan dunia, terutama terkait dengan individu yang memiliki gangguan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara penerapan hukuman mati, kondisi kesehatan mental, dan peran psikologi forensik dalam proses evaluasi terpidana, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengkaji studi-studi terkait gangguan mental pada narapidana hukuman mati dan pengaruh evaluasi psikologis terhadap keputusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan mental, seperti skizofrenia dan gangguan kepribadian, sering kali mempengaruhi kapasitas mental terpidana dalam memahami dan menerima keputusan yang dihadapi, namun kondisi ini seringkali tidak dipertimbangkan secara memadai dalam proses hukum. Temuan ini menekankan pentingnya evaluasi psikologis yang akurat dan konsisten untuk memastikan tercapainya keadilan, serta tantangan dalam penerapan standar hukum yang jelas dan konsisten untuk kasus-kasus tersebut. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan sistem perawatan kesehatan mental di lembaga pemasyarakatan dan pengembangan prosedur hukum yang lebih sensitif terhadap kondisi mental terpidana, guna mencegah ketidakadilan dan memastikan proses peradilan yang lebih manusiawi dan adil.
Copyrights © 2025