Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Selain terapi farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan adalah Progressive Muscle Relaxation (PMR), yaitu teknik relaksasi yang dilakukan dengan cara menegangkan dan melemaskan kelompok otot secara bertahap untuk mengurangi stres dan meningkatkan respons relaksasi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi PMR terhadap stabilisasi kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Studi ini menggunakan desain studi kasus pada tiga pasien dengan diagnosis DM tipe 2. Intervensi PMR diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali sehari selama 15–20 menit. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran kadar glukosa darah sebelum dan sesudah pemberian terapi serta observasi respons pasien selama intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada seluruh subjek. Kadar glukosa darah Tn. I menurun dari 309 mg/dL menjadi 248 mg/dL, Ny. N dari 198 mg/dL menjadi 147 mg/dL, dan Ny. H dari 335 mg/dL menjadi 226 mg/dL. Selain itu, seluruh subjek melaporkan perasaan lebih rileks dan nyaman setelah mengikuti terapi PMR. Hasil studi ini menunjukkan bahwa penerapan terapi PMR berpotensi membantu menurunkan dan menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Oleh karena itu, PMR dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis dalam mendukung pengendalian glukosa darah dan meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2.
Copyrights © 2026