Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi numerik berbentuk pilihan ganda dengan menerapkan Item Response Theory (IRT) model 2PL yang valid, reliabel, dan berkualitas untuk peserta didik sekolah dasar. Metode pengembangan mencakup tahap perancangan, validasi ahli, uji one-to-one, dan uji lapangan terhadap 100 peserta didik yang terbagi ke dalam tiga paket soal dengan masing-masing memuat 20 butir soal. Analisis berdasarkan teori tes klasik menunjukkan seluruh butir soal valid dengan koefisien korelasi poin-biserial melebihi r-tabel 0,195, serta reliabilitas KR-20 berkisar 0,79–0,81 (kategori tinggi). Sementara itu, estimasi parameter IRT 2PL membuktikan seluruh asumsi dasar terpenuhi dengan nilai RMSEA di bawah 0,08 pada ketiga paket. Parameter daya beda didominasi kategori baik hingga sangat baik, sedangkan tingkat kesukaran menunjukkan distribusi yang bervariasi dengan butir tertentu konsisten berkategori sukar. Uji validitas konkuren menggunakan PLS-SEM menunjukkan keselarasan signifikan antara skor instrumen dan hasil belajar matematika dengan koefisien jalur 0,592–0,615 (p=0,000) serta berkisar 0,350–0,378. Berdasarkan analisis keseluruhan, instrumen AKM literasi numerik berbasis IRT yang dikembangkan dinyatakan memiliki kualitas psikometris yang memadai dan layak digunakan sebagai alat ukur kemampuan literasi numerik peserta didik sekolah dasar.
Copyrights © 2026