Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengangguran, dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Utara periode 2000–2023. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah karena mencerminkan peningkatan kapasitas produksi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam penelitian ini, tingkat pendidikan diukur menggunakan Angka Partisipasi Sekolah (APS), tingkat pengangguran diukur menggunakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sedangkan kemiskinan diukur berdasarkan jumlah penduduk miskin. Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dengan metode analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji melalui uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,397, tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,756, dan kemiskinan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,343. Secara simultan, ketiga variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,344. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,150 menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan, tingkat pengangguran, dan kemiskinan hanya mampu menjelaskan 15% variasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara, sedangkan 85% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi selama periode penelitian.
Copyrights © 2026