Persyaratan antar calon mahasantri memiliki kelengkapan yang berbeda-beda sehingga hasil dari seleksi penerimaan calon mahasantri yang cukup banyak tidak menghasilkan perhitungan yang tepat dan menggunakan waktu yang lama. Metode Profile Matching digunakan untuk mencocokkan profil kandidat dengan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga memungkinkan proses seleksi yang lebih objektif dan akurat. Analisis ini melibatkan evaluasi berbagai kriteria seleksi, seperti akademis, kepribadian, dan keterampilan khusus, yang diintegrasikan dalam sistem pendukung keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Profile Matching dapat meningkatkan akurasi dan transparansi proses seleksi, serta mengurangi subjektivitas dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, metode ini dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kualitas seleksi penerimaan mahasantri di IAIN Kerinci.
Copyrights © 2026