Jalan merupakan infrastruktur transportasi yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Kerusakan jalan yang terjadi akibat faktor umur perkerasan, beban lalu lintas, serta pengaruh lingkungan dapat menurunkan tingkat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, diperlukan upaya rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi jalan agar dapat beroperasi secara optimal. Tujuan dari kegiatan magang ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi jalan menggunakan perkerasan beton serta mengidentifikasi peralatan yang digunakan pada pekerjaan rehabilitasi Jalan Tanjung Barangan, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode deskriptif melalui observasi langsung di lapangan, dokumentasi kegiatan, studi literatur, serta pengumpulan data dari pihak pelaksana proyek. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pelaksanaan rehabilitasi jalan dilakukan secara bertahap yang meliputi survei dan persiapan pekerjaan, pembersihan lokasi, pemasangan bekisting, pengecoran beton mutu K-300, pemadatan, perataan permukaan, dan penghalusan (grinding). Peralatan utama yang digunakan meliputi truk molen (concrete mixer truck), gerobak dorong (wheelbarrow), jidar (screed board), sekop (shovel), dan ember (bucket). Pelaksanaan setiap tahapan pekerjaan sesuai metode kerja yang direncanakan mampu menghasilkan perkerasan beton yang lebih kuat, rata, dan memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap beban lalu lintas. Dengan demikian, rehabilitasi jalan menggunakan perkerasan beton pada ruas Jalan Tanjung Barangan dapat meningkatkan kualitas pelayanan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan serta memperpanjang umur layanan perkerasan.
Copyrights © 2026