Di tengah akselerasi transformasi digital yang memicu ketatnya persaingan di dunia kerja, penelitian kuantitatif dengan desain explanatory research ini bertujuan mengevaluasi kesiapan kerja mahasiswa program sarjana di Kota Surakarta. Dengan melibatkan 150 responden aktif yang dijaring melalui purposive sampling, pengumpulan data dilakukan via kuesioner terstruktur skala Likert dan diolah menggunakan analisis regresi linier berganda pada IBM SPSS. Temuan empiris menunjukkan bahwa pengalaman, soft skill, dan efikasi diri berpengaruh positif serta signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kesiapan kerja. Secara spesifik, soft skill menjadi kontributor paling dominan (β = 0,414), baru kemudian disusul oleh efikasi diri (β = 0,383) dan pengalaman (β = 0,366). Kontribusi simultan dari seluruh variabel independen ini mencapai 44,4% (R2 = 0,444) dengan nilai Fhitung = 38,774 (p = 0,000). Studi ini membuktikan bahwa kesiapan kerja bersifat multidimensi, di mana aspek interpersonal dan keyakinan kapasitas diri memegang peran krusial selain pengalaman praktis. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu mereformasi kurikulum secara berkelanjutan dengan menitikberatkan pada pengembangan aspek keahlian non-teknis serta kepercayaan diri mahasiswa.
Copyrights © 2026