Arsitektur yang megah membuat Masjid Raya Al-Mashun tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat sosial dan budaya. Namun keindahan tersebut belum berjalan maksimal jika lingkungan masih belum terjaga dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pariwisata Masjid Raya Al-Mashun Kota Medan. Menggunakan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan responden yang diambil secara acak yang pernah berkunjung ke Masjid Raya Al-Mashun sebanyak 100 orang dengan memakai pengukuran skala likert. Sumber data dari penelitian terdahulu, buku, jurnal ilmiah, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori T=W-D yang dikembangkan oleh Universitas Kyushu Jepang. Hasil penelitian ini adalah evaluasi dampak pariwisata Masjid Raya Al-Mashun di Kota Medan dilakukan dengan melihat dampak sosial budaya dan lingkungan. Dampak sosial budaya harus terus dijaga agar stabil pada euphoria yaitu dengan cara selalu menjaga dan menghormati nilai-nilai sejarah yang ada di Masjid Raya. Sikap saling menghargai dan menghormati keberagaman yang ada. Menjaga nilai-nilai sosial budaya masyarakat setempat, dan saling menjaga lingkungan agar tetap nyaman dan bersih. Dampak lingkungan dari Masjid Raya Al-Mashun bernilai positif yaitu 2431 sekitar 24% yang berarti memiliki nilai keberlanjutan yang positif.
Copyrights © 2026