Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Development of a Prototype Website For the Lake Toba Authority Planning Agency Based on the Ictrt Model (Information, Communication, Transaction, Relationship, and Technical-Merit) Nency Ayu Wandira; Hasan Sobirin; Wahyu Dito Galih Indharto; Ade Subardi Darus; Mosanda Tampubolon; Elisabeth Ayu Ningsih Hutabarat
Proceedings International Conference on Marine Tourism and Hospitality Studies Vol. 1 No. 1 (2024): Proceedings International Conference on Marine Tourism and Hospitality Studies
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/iconmths.v1i1.373

Abstract

The purpose of this study was to determine the development of a prototype of the Lake Toba Planning Authority website based on the ICTRT model. This research method is descriptive qualitative. The location of the study is on the BPODT website, Toba Caldera, North Sumatra Province. The research period is June-July 2024. The data sources in this study use primary and secondary data. Primary data was obtained from observations on the BPODT website link. Secondary data was obtained from books, journals, and previous research. Data collection techniques in this study were observation and literature review. The data analysis technique in this study used the ICTRT model which was then carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study stated that the development of the BPODT website was carried out to make it easier for users to make the website user friendly. The development of the BPODT website was carried out in the information and communication dimensions such as photo galleries, creating travel tips, creating destination facts, and adding information via email. The development of this website was carried out as a short link that makes it easy for users to get information quickly and accurately.
Evaluasi Dampak Pariwisata Masjid Raya Al-Mashun Kota Medan Nency Ayu Wandira
MUSAFIR : Journal of Islamic Tourism and Pilgrimage Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Program Studi Pariwisata Syariah - UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukttinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/musafir.v2i1.11152

Abstract

Arsitektur yang megah membuat Masjid Raya Al-Mashun tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat sosial dan budaya. Namun keindahan tersebut belum berjalan maksimal jika lingkungan masih belum terjaga dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pariwisata Masjid Raya Al-Mashun Kota Medan. Menggunakan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan responden yang diambil secara acak yang pernah berkunjung ke Masjid Raya Al-Mashun sebanyak 100 orang dengan memakai pengukuran skala likert. Sumber data dari penelitian terdahulu, buku, jurnal ilmiah, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori T=W-D yang dikembangkan oleh Universitas Kyushu Jepang. Hasil penelitian ini adalah evaluasi dampak pariwisata Masjid Raya Al-Mashun di Kota Medan dilakukan dengan melihat dampak sosial budaya dan lingkungan. Dampak sosial budaya harus terus dijaga agar stabil pada euphoria yaitu dengan cara selalu menjaga dan menghormati nilai-nilai sejarah yang ada di Masjid Raya. Sikap saling menghargai dan menghormati keberagaman yang ada. Menjaga nilai-nilai sosial budaya masyarakat setempat, dan saling menjaga lingkungan agar tetap nyaman dan bersih. Dampak lingkungan dari Masjid Raya Al-Mashun bernilai positif yaitu 2431 sekitar 24% yang berarti memiliki nilai keberlanjutan yang positif.
Tingkat Kinerja MHD Villa Syariah di Kota Bukittinggi Nency Ayu Wandira; Emrizal Emrizal; Marciella Elyanta
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v4i4.6895

Abstract

The background of this research is the unmet customer expectations. This study aims to determine the performance level of MHD Villa Syariah in Bukittinggi City. The research used a mixed method (quantitative and qualitative) with a sample of 30 respondents. Primary data were interviews with the Manager of MHD Villa Syariah and the management of MHD Villa Syariah. Secondary data sources included documentation reports, books, scientific journals, and previous research. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires. Phenomenological data analysis (data reduction, data presentation, conclusion drawing) and importance performance analysis were used. The results of this study indicate that the performance level of MHD Villa Syariah is good and can be optimized by further improvements in quadrant one, such as parking management, facilities for ablution (wudu) and prayer, owners, staff, and covering their genitals in accordance with less stringent Sharia principles, understanding customer needs and ensuring safety, staff consistency in providing service, and the availability of public transportation from various locations to MHD Villa Syariah.
PENGEMBANGAN MASYARAKAT BERBASIS KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN PARIWISATA DI DESA WISATA SIGAPITON KABUPATEN TOBA Nency Ayu Wandira
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol. 5 No. 1 (2025): I-Tourism : Jurnal Pariwisata Syariah
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v5i1.13269

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sumber daya manusia di Desa Wisata Sigapiton belum maksimal dalam melakukan kewirausahaan untuk meningkatkan pariwisata seperti masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani tidak jarang mengalami kekurangan bahan pemasok alat dan pupuk untuk mendukung keberlanjutan sistem pertanian masyarakat di Desa Wisata Sigapiton. Masyarakat Desa Wisata Sigapiton belum memiliki peralatan dan cara efektif untuk mempermudah kegiatan nelayan berada di danau Toba untuk budidaya dan menangkap ikan. Dan banyaknya kendala dan keterbatasan keahlian dalam membuat dan menciptakan sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi yang akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Desa Wisata Sigapiton. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan untuk meningkatkan pariwisata di Desa Wisata Sigapiton Kabupaten Toba. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yaitu observasi, wawancara dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian yaitu Bapak Manubu Manurung sebagai masyarakat Desa Wisata Sigapiton. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan dapat dilakukan dengan bertani padi dan bawang merah, nelayan dengan budidaya ikan dan menangkap lobster, dan membuat usaha dimana masyarakat memanfaatkan sumber daya yang ada seperti bawang merah untuk dibuat bawang merah goreng yang memiliki nilai jual. Serta usaha kerajinan tangan membuat ulos dan kerajinan dari bahan baku enceng gondok yang menghasilkan berbagai macam jenis produk seperti tas, dan souvenir lain yang bisa dijadikan buah tangan dari Desa Wisata Sigapiton. Pengembangan masyarakat berbasis kewirausahaan akan membantu masyarakat meningkatkan pariwisata di Desa Wisata Sigapiton dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setempat secara menyeluruh dan merata.
PERENCANAAN GEOAREA UPDOMING SAMOSIR DI GEOPARK KALDERA TOBA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BERBASIS EDUKASI Nency Ayu Wandira
i-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah Vol. 4 No. 2 (2024): I-Tourism : Jurnal Pariwisata Syariah
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/i-tourism.v4i2.13271

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya sosialisasi yang menyeluruh dan merata kepada masyarakat dan wisatawan yang dilakukan pemerintah. Belum adanya sumber daya manusia yang berkualitas yang memahami destinasi dengan baik dari sisi keilmuwan geopark sebagai ujung tombak dalam memandu wisatawan menelusuri geopark sebagai wisata edukasi. Fasilitas belum terstandarisasi dan belum dibangun secara tepat guna. Kolaborasi yang minim antar berbagai stakeholder dan perencanaaan yang tidak terpadu. Beberapa masyarakat lokal tidak nyaman atau bahkan menolak perubahan yang dibawa oleh pengembangan pariwisata. Bahkan wisatawan mungkin tidak cukup memahami atau menghargai budaya lokal yang membuat aktivitas yang disediakan kurang interaktif dan edukatif. Tujuan penelitia ini adalah merencanakan Geoarea Updoming Samosir di Geopark Kaldera Toba sebagai daya tarik wisata berbasis edukasi. Metofologi yang dipakai adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Updoming Samosir kawasan Geopark Kaldera Toba, Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian dilakukan pada 15-17 Juli 2024. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan BPODT. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Informan pada penelitian ini adalah Bapak Wahyu Dito Galih Indharto, S.IP. selaku direktur Pemasaran BPODT. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, sajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini adalah Perencanaan Geoarea Updoming Samosir di Geopark Kaldera Toba Sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Edukasi yaitu dengan memperkenalkan wisata geologi dan vulkanologi (museum dan mengadakan geotrail untuk memperkenalkan geosite yang ada). Dalam ekosistem dan keanekaragaman hayati bisa direncanakan untuk membuat taman edukasi lingkungan, wisata pertanian dan perikanan. Kegiatan budaya dan sejarah dilakukan perencanaan mengenai adanya kampung budaya dan tur sejarah. Program dan aktivitas bisa dilakukan perencanaan dengan mengadakan workshop dan seminar, tur edukasi, kegiatan outdoor seperti ccamping dan bersepeda. Perencanaan fasilitas pendukung seperti adanya pusat informasi wisata, akomodasi dan restoran, transportasi. Pemasaran dan promosi bisa direncanakan dengan membuat media sosial dan website, kerjasama dengan sekolah dan universitas, event dan festival. Perencanaan dan pengembangan berkelanjutan bisa dilakukan dengan membuat survey kepuasan pengunnjung, pelatihan untuk masyarakat lokal, monitoring dan evaluasi berkala. Perencanaan yang matang akan menjadikan Geoarea Updoming Samosir semakin dikenal wisatawan bukan hanya karena daya tarik wisata yang ada namun juga wisata edukasi yang menarik mengenai geopark yang yang ada di Kaldera Toba.