Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan berolahraga siswa sekolah dasar di luar jam sekolah di Kota Parepare. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan dan perkembangan siswa sekolah dasar di tengah meningkatnya penggunaan gawai dan aktivitas sedentari pada anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian terdiri atas 120 siswa sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner mengenai frekuensi berolahraga, jenis olahraga yang dilakukan, durasi aktivitas fisik, serta faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan berolahraga siswa di luar jam sekolah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan berolahraga siswa sekolah dasar di Kota Parepare berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata persentase sebesar 78,6%. Sebagian besar siswa melakukan aktivitas olahraga sebanyak 2–3 kali dalam seminggu dengan jenis olahraga yang paling diminati adalah sepak bola, bulu tangkis, dan bersepeda. Faktor-faktor yang memengaruhi kebiasaan berolahraga siswa meliputi dukungan orang tua, lingkungan bermain, ketersediaan sarana olahraga, dan pengaruh teman sebaya. Namun demikian, penggunaan gawai yang berlebihan serta kurangnya waktu bermain di luar rumah menjadi kendala utama bagi siswa dalam melakukan aktivitas olahraga secara rutin. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari sekolah dan keluarga untuk meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya aktivitas fisik dan olahraga bagi kesehatan secara menyeluruh.
Copyrights © 2026