Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi perndekatan STEAM melalui eksperimen sederhana dalam mengembangkan kemampuan kognitif dan sosial-emosional anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di KB-TK Aisyiyah Pembina Salatiga dengan tiga partisipan, yaitu kepala ssekolah, guru kelompok B1, dan guru kelompok B2 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nopartisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi triangulasi sumber. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan STEAM diimplementasikan melalui berbagai kegiatan eksperimen sederhana yang mengintegrasikan unsur science, technology, engineering, art, dan mathematics dalam pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan adanya perkembangan kemampuan kognitif anak berupa rasa ingin tahu, berpikir kritis, pemahaman sebah-akibat, dan pemecahan masalah sederhana. Selain itu, perkembangan sosial-emosional terlihat melalui kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, bertanggung jawab, dan mengelola emosi selama kegiatan berkelompok. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksperimen sederhana menjadi strategi yang mampu mendukung dalam implementasi STEAM untuk mendukung perkembangan kognitif dan sosial-emosional anak usia dini.
Copyrights © 2026