Khazanah : Journal of Islamic Studies
Volume 5 Nomor 1 Februari (2026)

Problematika Pembentukan Kepribadian Muslim di Era Digital

Ridha Khairani (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia)
Rafidatun Sahirah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia)
Azizah Hanum OK (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

Transformasi peradaban kontemporer ditandai dengan transisi radikal menuju era digital yang mengonversi realitas empiris ke dalam sistem biner numerik secara masif dan instan. Era digital ini bertindak sebagai infrastruktur makro yang mengantarkan subjek didik menembus lanskap ontologis baru bernama ruang siber (cyberspace). Eksistensi jagat digital yang serba cepat, praktis, dan terfragmentasi ini menghadirkan tantangan teoretis-filosofis pelik bagi keberlangsungan internalisasi nilai dalam filsafat pendidikan Islam, khususnya dalam mengonstruksi kepribadian muslim (syakhshiyah islamiyah). Artikel ini bertujuan untuk mengurai secara radikal problematika struktural pembentukan kepribadian muslim di era digital melalui pisau analisis kefilsafatan, sekaligus merumuskan resolusi metodologisnya. Penelitian ini merupakan studi kualitatif berbasis kepustakaan (library research) dengan pendekatan filosofis-konseptual. Hasil analisis menunjukkan bahwa krisis pembentukan kepribadian muslim di era digital berakar pada tiga level disrupsi filosofis: 1) Disrupsi Epistemologis, berupa pendangkalan nalar kritis akibat pergeseran tradisi berpikir reflektif (tafakkur) menjadi cara berpikir superfisial yang dikendalikan oleh algoritma; 2) Anomali Aksiologis, berupa eksternalisasi nilai etis-spiritual di mana esensi kesalehan batin (keikhlasan) terdegradasi oleh perburuan validasi digital metrikal (likes, shares, followers) yang melahirkan fenomena kesalehan kosmetis; dan 3) Fragmentasi Ontologis Identitas, yang mewujud dalam keterbelahan eksistensial (split personality) antara persona virtual dan riil. Sebagai resolusi filosofis, penelitian ini menawarkan rekonstruksi metodologi pendidikan Islam melalui agenda Tri-Pilar Digital Maslahah: pemulihan daya refleksi-kritik lewat epistemological revival, reposisi orientasi nilai batin melalui axiological realignment, dan revitalisasi fungsional tri-pusat pendidikan sebagai filter eksistensial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jelr

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

Fokus penerbitan artikel riset pada jurnal Khazanah : Journal of Islamic Studies : 1. Ilmu-Ilmu Keislaman 2. Pendidikan Islam 3. Pemikiran Islam 4. Hukum Islam 5. Islam politik 6. Ekonomi Islam 7. Ilmu dakwah 8. Komunikasi ...