Nyeri punggung memengaruhi sekitar 70% ibu hamil dan berpotensi menurunkan kualitas hidup mereka. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai terapi komplementer dalam mengatasi nyeri punggung menggunakan metode effleurage massage dan essential oil. Kegiatan dilaksanakan di Desa Gebang Malang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto pada 12 Mei 2026, dengan melibatkan 30 ibu hamil sebagai responden. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan koordinasi, tahap pelaksanaan edukasi melalui ceramah materi serta penayangan video, sesi tanya jawab, dan tahap evaluasi menggunakan kuesioner pre-test serta post-test. Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia 20–35 tahun (80%), usia kehamilan trimester III (63,3%), dan status multigravida (56,7%). Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan. Sebelum edukasi, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (50%) dan hanya sebagian kecil yang berpengetahuan baik (16,7%). Setelah intervensi, pengetahuan responden meningkat drastis dengan mayoritas berpengetahuan baik (86,7%) dan tidak ada lagi yang berpengetahuan kurang (0%). Kesimpulannya, pemberian edukasi terstruktur ini efektif meningkatkan pemahaman kritis ibu hamil dalam menerapkan perawatan mandiri yang aman bagi janin untuk mengurangi keluhan nyeri punggung.
Copyrights © 2026