Kebakaran merupakan salah satu risiko darurat yang dapat terjadi di lingkungan kampus dan berpotensi menimbulkan kerugian material, gangguan aktivitas akademik, serta ancaman keselamatan bagi sivitas akademika. Kesiapsiagaan warga kampus dalam melakukan penanggulangan kebakaran tahap awal perlu ditingkatkan melalui edukasi dan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam penggunaan APAR sebagai upaya pengurangan risiko kebakaran di lingkungan kampus. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, demonstratif, dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, simulasi penggunaan APAR, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 di Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus dengan melibatkan 50 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan dan unsur pendukung kampus. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, yaitu kategori pengetahuan baik meningkat dari 30% sebelum kegiatan menjadi 86% setelah kegiatan. Selain itu, simulasi praktik memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam mengoperasikan APAR sesuai prinsip PASS. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi sosialisasi dan simulasi efektif dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapsiagaan peserta terhadap penanggulangan kebakaran tahap awal. Program serupa perlu dilakukan secara berkala untuk memperkuat budaya keselamatan dan sistem tanggap darurat di lingkungan kampus.
Copyrights © 2026