Budidaya kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan salah satu kegiatan ekonomi yang memiliki potensi tinggi di wilayah pesisir. Namun, keterbatasan lahan budidaya dan penggunaan sistem konvensional menjadi kendala dalam peningkatan kapasitas produksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan sistem budidaya kepiting model tray berbasis energi terbarukan di Eduwisata Cigimbal Park, Kabupaten Cilacap. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan kompartemen tray bertingkat, Recirculating Aquaculture System (RAS), dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, perancangan dan instalasi sistem tray, pemasangan sistem filtrasi dan RAS, instalasi PLTS, serta pelatihan pengoperasian dan perawatan sistem kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem budidaya kepiting model tray berhasil diimplementasikan dengan baik dan mampu meningkatkan kapasitas budidaya dari 4 ekor/m² pada sistem floating crab box menjadi 12 ekor/m² pada area yang sama atau meningkat sebesar 200%. Integrasi RAS membantu menjaga kualitas air melalui sirkulasi dan filtrasi berkelanjutan, sedangkan PLTS menyediakan sumber energi yang ramah lingkungan untuk mendukung operasional sistem. Program ini menunjukkan bahwa penerapan sistem tray berbasis energi terbarukan berpotensi meningkatkan produktivitas budidaya, efisiensi pemanfaatan lahan, dan mendukung pengembangan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Keywords: aquaculture, crab cultivation, renewable energy, RAS, tray system
Copyrights © 2026