Perilaku merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan siswa SMA Negeri 9 Takengon sebagai kader promosi kesehatan anti-rokok melalui metode peer education. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 siswa terpilih sebagai kader dari 240 siswa kelas X dan XI. Kegiatan meliputi: (1) pelatihan kader tiga hari, (2) penyusunan modul dan media promosi kesehatan, dan (3) implementasi peer education di lingkungan sekolah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader (41,7%), sikap positif anti-rokok (27,1%), dan keterampilan komunikasi kesehatan (32,9%). Kader yang dilatih berhasil menjangkau 180 teman sebaya dalam satu bulan implementasi. Program ini menunjukkan potensi efektivitas dalam membentuk agen perubahan perilaku kesehatan di lingkungan sekolah dan dapat dipertimbangkan sebagai model promosi kesehatan berbasis sekolah di wilayah lainnya. Keywords: Anti Rokok, Kader Kesehatan, Peer Education, Promosi Kesehatan, Remaja
Copyrights © 2026