Globalisasi memicu pergeseran perilaku konsumen yang cenderung meninggalkan nilai tradisional demi kepraktisan produk modern yang bersifat homogen. Kabupaten Jepara menghadapi tantangan besar dalam melestarikan masterpiece ukir Macan Kurung yang mulai kehilangan relevansi fungsinya di mata masyarakat urban akibat minimnya pengembangan desain fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi alih wahana narasi mitologi lokal ke dalam desain produk tiga dimensi yang fungsional menggunakan metode ATUMICS. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-methods, menggabungkan analisis kualitatif melalui dekomposisi morfologi artefak dengan analisis kuantitatif statik melalui rumus Slovin dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit rupa berupa proporsi volume utama dan logika konstruksi tanpa sambungan (seamless) bertindak sebagai jangkar identitas budaya yang krusial bagi persepsi autentisitas konsumen. Strategi ini berhasil mentransformasikan elemen struktur Macan Kurung menjadi produk meja tamu dan lampu dekoratif fungsional. Keberhasilan desain divalidasi melalui data statistik yang menunjukkan korelasi signifikan antara kekuatan narasiterhadap niat beli ( = 0,516), yang kemudian mendasari keputusan teknis untuk mengekspos tekstur material asli pada area taktil produk..
Copyrights © 2026