Paket wisata tematik merupakan suatu kesatuan produk wisata yang dapat memberikan layanan dan pengalaman berwisata secara lengkap bagi wisatawan mulai dari aktivitas di daya tarik wisata, kemudahan transportasi, layanan makan dan minum, hingga fasilitas penginapan dan pusat oleh-oleh. Kemampuan pengemasan beragam potensi desa kedalam suatu paket wisata tematik menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh pengelola Desa Wisata. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan tersebut adalah melalui kegiatan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kontribusi kegiatan pelatihan terhadap peningkatan pemahaman peserta dan tingkat efektifitas kegiatan pelatihan penyusunan paket wisata tematik di Desa Wisata Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi yang dilaksanakan dengan metode ceramah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Uji Normalized Gain (N-Gain) kepada masyarakat Desa Tambong sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil uji N-Gain menunjukan bahwa kegiatan pelatihan telah memberikan kontribusi pada peningkatan pemahaman peserta pada kategori yang Sedang dengan N-Gain Skor sebesar 0,30. Sedangkan tingkat efektifitas kegiatan pelatihan termasuk pada kategori tidak efektif dengan persentase N-Gain sebesar 30,52%. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa untuk mendapatkan tingkat efektifitas kegiatan pelatihan yang lebih optimal, perlu dilakukan metode pelatihan lain selain metode ceramah yang dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif seperti penggunaan metode audio visual.
Copyrights © 2026