Keamanan area dapur rentan terhadap risiko kebocoran gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) dan kebakaran. Sistem pemantauan konvensional umumnya masih bergantung pada peringatan pasif dan lambat dalam memberikan respons, serta tidak memiliki fitur mitigasi otomatis di lokasi kejadian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Monitoring Lingkungan Dapur terpadu berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 guna mendeteksi ancaman secara real-time dan melakukan tindakan mitigasi fisik. Perangkat keras dirancang menggunakan sensor MQ-2 dan flame sensor sebagai input, serta buzzer, exhaust fan, dan pompa air dengan sistem konektor cabang ganda (Y-splitter) sebagai aktuator output. Pengujian dilakukan menggunakan purwarupa ruang uji semi-tertutup transparan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu merespons ancaman dengan akurasi tinggi; ketika konsentrasi gas melampaui nilai ambang batas (>2700), sistem membunyikan buzzer dan mengaktifkan exhaust fan untuk membuang tumpukan gas. Saat titik api terdeteksi (nilai sensor <2000), sistem mengeksekusi protokol mitigasi penuh dengan turut menyalakan pompa air. Seluruh pembaruan nilai sensor dan rekaman riwayat mitigasi (system logs) berhasil dikirim dan divisualisasikan secara real-time melalui antarmuka dashboard website. Purwarupa ini terbukti efektif dalam meningkatkan standar keselamatan dapur melalui peringatan ganda dan penanganan bahaya yang komprehensif.
Copyrights © 2026