Kabupaten Sumenep memiliki potensi komoditas kelor yang ketersediaan bahan bakunya melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas kelor melalui pelatihan teknologi tepat guna pembuatan sabun kelor alami di Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Produk sabun kelor alami berbahan baku daun kelor sebagai produk inovasi turunan yang bernilai ekonomi. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas petani kelor dan kelompok wanita tani. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi wilayah, sosialisasi, penyuluhan manfaat kelor, pelatihan dan praktik langsung peserta, serta pendampingan pengembangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengolahan kelor menjadi produk non-pangan yaitu berupa sabun kelor alami (natural moringa soap) yang memiliki prospek pasar. Produk sabun kelor alami yang dihasilkan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan lokal dan oleh-oleh khas Madura.
Copyrights © 2026