Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak psikologis penggunaan aplikasi kencan online dalam konteks hubungan interpersonal di era digital. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan laporan statistik terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi kencan online meningkat signifikan secara global maupun di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Temuan menunjukkan bahwa kencan online memiliki dampak psikologis yang bersifat ambivalen. Di satu sisi, aplikasi ini memperluas peluang relasi sosial, meningkatkan kepercayaan diri, dan memfasilitasi interaksi interpersonal. Di sisi lain, penggunaan yang intensif berkorelasi dengan peningkatan kecemasan, depresi, kesepian, kelelahan emosional (dating fatigue), serta fluktuasi harga diri akibat perbandingan sosial dan kebutuhan validasi eksternal. Selain itu, ditemukan risiko perilaku adiktif dan masalah interpersonal seperti penipuan, pelecehan, dan ghosting. Secara teoretis, fenomena ini dijelaskan melalui integrasi Social Comparison Theory, Attachment Theory, Self-Presentation Theory, Uses and Gratifications Theory, dan Cognitive Dissonance Theory. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan berupa inkonsistensi temuan, dominasi pendekatan kuantitatif, keterbatasan konteks budaya, serta minimnya kajian kualitatif. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang lebih komprehensif dan kontekstual, khususnya dalam budaya Indonesia. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan teori, literasi digital, serta intervensi psikologis yang adaptif
Copyrights © 2026