Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tradisi Lisan Berbalas Pantun dalam Pembentukan Konsep Diri Pada Masyarakat Melayu Siak Sri Indrapura Nurhadi, Nurhadi; Zaen, Adhelia Husnainy; Sulastri, Dewi; Zulkhairi, Imam; Masyhuri, Masyhuri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35827

Abstract

Tradisi lisan berbalas pantun merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya Melayu yang masih dipertahankan dalam upacara pernikahan adat masyarakat Melayu khususnya Siak Sri Indrapura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi berbalas pantun dalam pembentukan konsep diri individu yang terlibat sebagai pelaku adat dan anggota masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap pelaku pantun adat dan tokoh lembaga adat, yang diperkuat dengan narasumber tambahan sebagai representasi pelaku lintas generasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan merujuk pada teori konsep diri Carl Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam tradisi berbalas pantun berkontribusi pada pembentukan konsep diri positif melalui internalisasi nilai tanggung jawab, kesopanan, amanah, dan identitas budaya. Tradisi ini juga berfungsi sebagai medium penerimaan sosial (positive regard) yang memperkuat harga diri dan konsistensi antara diri aktual dan diri ideal. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi lisan tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai mekanisme psikososial dalam pembentukan jati diri masyarakat Melayu.
Hubungan antara Dukungan Sosial dan Motivasi Berprestasi di Kalangan Atlet Pencak Silat: Studi di HIMSSI e-SA, Kabupaten Kuantan Singingi Imam Zulkhairi; Cipto Hadi
Jurnal Olahraga Indragiri Vol. 10 No. 1 (2026): JOI (Jurnal Olahraga Indragiri): Olahraga, Pendidikan , Kesehatan, Rekreasi
Publisher : FKIP Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/joi.v10i1.3458

Abstract

Kurangnya disiplin atlet dalam berlatih menjadi fenomena yang menunjukkan rendahnya motivasi berprestasi pada atlet. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap motivasi berprestasi adalah dukungan sosial (social support). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan motivasi berprestasi pada atlet pencak silat HIMSSI e-SA kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial yang diadaptasi dari Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) dan skala motivasi berprestasi yang diadaptasi dari Achievement Motivation Scale for Specialists of the Sport (AMS SS), dan Achievement Motivation Scale (AMS). Subjek penelitian adalah 93 atlet pencak silat HIMSSI e-SA kabupaten Kuantan Singingi dengan menggunakan teknik total sampling atau menggunakan seluluruh populasi sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis koefisiensi kontingensi chi square (C) menyatakan terdapat hubungan yang positif antara hubungan sosial dengan motivasi berprestasi berprestasi (r = 0,771; p-Value = 0,000). Artinya semakin tinggi dukungan sosial semakin tinggi motivasi berprestasi pada atlet pencak silat tersebut. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi penelitian selanjutnya agar dapat mengeksplorasi variabel-variabel lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara dukungan sosial dan motivasi berprestasi.
Model Integratif Logoterapi dan Psikoterapi Islam: Rekonstruksi Will to Meaning sebagai Will to Worship and Serve Allah Imam Zulkhairi; Khairunnas Rajab
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 12 (2026): July 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20741477

Abstract

The phenomenon of a crisis of meaning in life has become an increasingly prominent psychological issue in modern society, marked by rising existential emptiness, depression, and hopelessness. Viktor E. Frankl, through logotherapy, emphasized that the primary human motivation is the will to meaning, namely the fundamental drive to find meaning in life. This article aims to analyze the concept of the will to meaning within logotherapy and reconstruct it from the perspective of Islamic psychotherapy. The study employs a literature review method by examining relevant books and scholarly journal articles on logotherapy, meaning in life, and Islamic psychology. The findings reveal points of convergence between logotherapy and Islam in their recognition of the spiritual (noetic) dimension, the freedom to choose one’s attitude, and the possibility of finding meaning in suffering. However, a fundamental difference lies in the source of meaning: logotherapy is existential and individual in nature, whereas Islam is grounded in divine revelation and tawhid, with the ultimate orientation toward seeking Allah’s pleasure. Within the Islamic framework, the concept of the will to meaning is reconstructed as the will to worship and serve Allah, where the highest meaning is devotion and submission to Him. Practically, logotherapeutic techniques such as dereflection, paradoxical intention, and Socratic dialogue can be integrated with the concepts of tazkiyatun nafs, tawakal, and muhasabah in Islamic counseling. This integration produces a psychotherapeutic model that is not only clinically effective in enhancing resilience and mental health, but also theologically authentic for Muslim clients. Thus, the synthesis of logotherapy and Islamic teachings contributes to strengthening a contemporary Islamic psychotherapy framework grounded in meaning and tawhid.
HUBUNGAN INTERPERSONAL ONLINE: DAMPAK PSIKOLOGIS KENCAN ONLINE (ONLINE DATING) PENGGUNA DATING APPS PERSEPKTIF PSIKOLOGI CYBER Imam Zulkhairi; Masyhuri Masyhuri
PSIKOLOGI KONSELING Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rj904v36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak psikologis penggunaan aplikasi kencan online dalam konteks hubungan interpersonal di era digital. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan laporan statistik terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi kencan online meningkat signifikan secara global maupun di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Temuan menunjukkan bahwa kencan online memiliki dampak psikologis yang bersifat ambivalen. Di satu sisi, aplikasi ini memperluas peluang relasi sosial, meningkatkan kepercayaan diri, dan memfasilitasi interaksi interpersonal. Di sisi lain, penggunaan yang intensif berkorelasi dengan peningkatan kecemasan, depresi, kesepian, kelelahan emosional (dating fatigue), serta fluktuasi harga diri akibat perbandingan sosial dan kebutuhan validasi eksternal. Selain itu, ditemukan risiko perilaku adiktif dan masalah interpersonal seperti penipuan, pelecehan, dan ghosting. Secara teoretis, fenomena ini dijelaskan melalui integrasi Social Comparison Theory, Attachment Theory, Self-Presentation Theory, Uses and Gratifications Theory, dan Cognitive Dissonance Theory. Penelitian ini juga mengidentifikasi kesenjangan berupa inkonsistensi temuan, dominasi pendekatan kuantitatif, keterbatasan konteks budaya, serta minimnya kajian kualitatif. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang lebih komprehensif dan kontekstual, khususnya dalam budaya Indonesia. Temuan ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan teori, literasi digital, serta intervensi psikologis yang adaptif