Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan pasir laut sebagai substitusi agregat halus terhadap kuat tekan beton mutu rencana f'c 30 MPa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium dengan variasi campuran beton meliputi beton normal dengan pasir sungai 100%, beton substitusi pasir sungai 50% + pasir laut 50%, dan beton substitusi pasir laut 100%. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 150 mm dan tinggi 300 mm sebanyak 27 sampel diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beton normal menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 31,18 MPa pada umur 28 hari. Beton dengan substitusi pasir sungai 50% + pasir laut 50% menghasilkan kuat tekan 25,25 MPa, sedangkan beton dengan substitusi pasir laut 100% menghasilkan kuat tekan terendah sebesar 22,72 MPa. Peningkatan persentase pasir laut dalam campuran beton terbukti menurunkan kuat tekan beton akibat kandungan klorida dan karakteristik butiran pasir laut. Disimpulkan bahwa pasir laut masih dapat digunakan sebagai substitusi sebagian agregat halus dengan batasan tertentu.
Copyrights © 2026