Penggunaan sistem informasi akademik berbasis web melalui smartphone di SMK Muhammadiyah Parakan saat ini belum memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi mobile multi-role terpadu berbasis framework Flutter dan layanan backend Supabase sebagai solusi aksesibilitas. Sistem dikembangkan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan model Waterfall. Aplikasi ini dirancang untuk membedakan fungsi operasional bagi empat tingkat pengguna, yaitu administrator, guru, siswa, dan orang tua. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi memiliki antarmuka yang responsif dan mampu berintegrasi secara real-time dengan basis data. Kehadiran aplikasi ini mempermudah proses pemantauan jadwal, kehadiran, dan nilai, sehingga menunjang aktivitas administrasi akademik secara lebih efektif dan fleksibel.
Copyrights © 2026