Sampah rumah tangga khususnya sampah plastik dan organik, hingga saat ini masih menjadi persoalan lingkungan yang belum terselesaikan di Desa Sumberjaya. Minimnya kebiasaan memilah dan mengolah sampah di tingkat rumah tangga membuat risiko pencemaran lingkungan terus meningkat. Menjawab kondisi ini, KKN Kelompok 27 Desa Sumberjaya merancang program kerja selama 1 bulan yang berfokus pada tiga pilar: edukasi, inovasi, dan kolaborasi. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi pengurangan sampah plastik, edukasi pemilahan sampah rumah tangga, pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik, serta aksi gotong royong dan penataan lingkungan bersama warga. Setiap kegiatan dihadiri sekitar 20-50 peserta, yang dimana hal ini menunjukkan tingkat partisipasi yang cukup tinggi untuk skala program tingkat RW. Setelah pelatihan kompos, sebagian warga mulai mempraktikkan pembuatan kompos secara mandiri dan aktif menanyakan pemanfaatan lanjutan dari hasil kompos tersebut. Selain dampak lingkungan, kegiatan kolaboratif turut mempererat relasi sosial antarwarga. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi untuk mendorong perilaku peduli lingkungan yang berkelanjutan, meski dalam durasi pelaksanaan yang relatif singkat.
Copyrights © 2026