Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa memperoleh dan mengakses informasi, termasuk informasi mengenai berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi sumber berita yang mudah diakses dan diperbarui secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan berita di media sosial terhadap tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa KPI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria aktif menggunakan media sosial dan pernah mengakses berita melalui media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang terdiri atas 10 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan berita di media sosial berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 20,85, sedangkan tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 21,15. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,724. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,590 menunjukkan bahwa paparan berita di media sosial memberikan kontribusi sebesar 59% terhadap tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa. Dengan demikian, paparan berita di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa KPI. Semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam mengakses berita melalui media sosial, semakin tinggi pula tingkat kesadaran mereka terhadap berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Copyrights © 2026