Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HALO EFFECT IN STUDENTS’ EVALUATIONS OF COMMUNICATION ETHICS IN ACADEMIC INTERACTION: A PHENOMENOLOGICAL STUDY OF KPI STUDENTS Windari Syntia; Nurhasanah Lubis; Rafi Salim Parinduri; Mona Hardinah
OPINI: Journal of Communication and Social Science Vol. 3 No. 1 (2026): March
Publisher : Academic Solution Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70489/17pk7j78

Abstract

This study examines the influence of the halo effect on students’ evaluations of communication ethics in academic interactions among students of the Islamic Communication and Broadcasting (KPI) study program. The halo effect refers to students’ tendency to form initial judgments about lecturers based on first impressions such as appearance, tone of voice, and presentation style. This research employs a qualitative phenomenological approach to explore students’ lived experiences in academic communication. The participants consisted of ten KPI students selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth open-ended interviews and analyzed using the phenomenological analysis procedure proposed by Moustakas, which includes horizontalization, thematic clustering, and synthesis of meanings. The findings reveal that the halo effect shapes students’ perceptions of lecturers’ credibility, competence, and communication ethics, particularly during the early stage of academic interaction. However, these perceptions tend to evolve through continued learning experiences. The study contributes to educational communication research by demonstrating how perceptual bias influences the evaluation of communication ethics in higher education.
Pengaruh Paparan Berita di Media Sosial Terhadap Tingkat Kesadaran Isu Sosial Mahasiswa KPI FDK UIN Sumatera Utara: Penelitian Windari Syntia; Cahaya; Raisya Saghira Adrina; Rizky Adriansyah; Dinda Muliadani; Parulian Sibuea
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.351

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara mahasiswa memperoleh dan mengakses informasi, termasuk informasi mengenai berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi sumber berita yang mudah diakses dan diperbarui secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan berita di media sosial terhadap tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa KPI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria aktif menggunakan media sosial dan pernah mengakses berita melalui media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang terdiri atas 10 butir pernyataan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan berita di media sosial berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 20,85, sedangkan tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 21,15. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,724. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,590 menunjukkan bahwa paparan berita di media sosial memberikan kontribusi sebesar 59% terhadap tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa. Dengan demikian, paparan berita di media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kesadaran isu sosial mahasiswa KPI. Semakin tinggi intensitas mahasiswa dalam mengakses berita melalui media sosial, semakin tinggi pula tingkat kesadaran mereka terhadap berbagai isu sosial yang berkembang di masyarakat.