Mual dan muntah merupakan gejala yang umum dialami ibu hamil trimester pertama akibat perubahan hormonal, sehingga diperlukan alternatif terapi yang aman dan praktis untuk mengatasinya. Jahe merah mengandung gingerol, shogaol, dan zingeron yang berfungsi sebagai antiemetik melalui peningkatan motilitas gastrointestinal dan penghambatan pusat muntah. Minyak atsiri kulit jeruk kasturi kaya akan limonene dan linalool yang memberikan efek relaksasi dan membantu meredakan mual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan efektivitas minyak aromaterapi dari ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) dan Minyak atsiri sereh mengandung senyawa sitronelal, sitronelol, dan geraniol yang memberikan aroma segar serta efek relaksasi.. Kombinasi sereh wangi dengan minyak atsiri kulit lemon (Citrus × limon) berpotensi memberikan efek yang lebih optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan pembuatan sediaan minyak aromaterapi dan pengujian meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, viskositas, iritasi, serta uji hedonik dan dilanjut uji efektivitas pengukuran intensitas mual muntah sebelum dan sesudah penggunaan pada responden ibu hamil selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan memiliki sifat fisik yang stabil, bersifat homogen, serta penyerapan dengan hasil viskositas yang baik, tidak menimbulkan iritasi, serta disukai panelis berdasarkan uji hedonik. Minyak angin dengan konsentrasi 14% menunjukkan hasil terbaik dalam aktivitas penurunan mual dan muntah pada ibu hamil. Kesimpulan: kombinasi ekstrak jahe merah dan minyak atsiri sereh wangi dan Lemon dapat diformulasikan menjadi sediaan minyak aromaterapi yang aman dan efektif terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil.
Copyrights © 2026