Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Krim Penghilang Bekas Luka Pada NNB di Desa Situmbaga Kecamatan Angkola Selatan Lubis, Afrina Dewi; Dongoran, Rini Fitiani; Harahap, Cory Linda; Diningsih, Ayus; Hasibuan, Elmi Sariani; Nur Insan, Hafni
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v7i2.3633

Abstract

Masalah bekas luka pada kulit merupakan salah satu isu kesehatan yang sering diabaikan di masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Situmbaga, Kecamatan Angkola Selatan. Akses terhadap produk perawatan kulit komersial yang aman dan efektif terbatas, sehingga masyarakat masih bergantung pada pengobatan tradisional yang belum tentu efektif. Dalam upaya memberdayakan masyarakat dan memanfaatkan potensi bahan alam lokal, dilaksanakan pelatihan pembuatan krim penghilang bekas luka berbasis Biji Pinang dan Bonggol Nanas. Biji Pinang mengandung tanin yang dapat mempercepat penyembuhan luka, sedangkan Bonggol Nanas mengandung enzim bromelain yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan membantu regenerasi kulit. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan teknis kepada warga Desa Situmbaga, khususnya wanita dan remaja, dalam memproduksi krim penghilang bekas luka yang aman, murah, dan ramah lingkungan. Pelatihan dilaksanakan melalui metode demonstrasi dan praktik langsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat dengan mudah mengikuti proses pembuatan krim dan menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. Selain itu, pelatihan ini juga membuka peluang usaha mikro berbasis kosmetik alami bagi masyarakat. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta mengenai manfaat bahan alam, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Diharapkan dengan dukungan lebih lanjut, produk krim alami ini dapat dikembangkan menjadi produk komersial yang dapat dipasarkan secara lebih luas.
EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DESA BATU HULA KECAMATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Dongoran, Rini Fitriani; Nur Insan, Hafni; Lubis, Nadya Nur Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1297

Abstract

Penyakit infeksi menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi dimasyarakat, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Obat yang sering diresepkan dan digunakan dokter untuk mengatasi masalah tersebut yaitu antibiotik. Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Namun kenyataannya masih sering terjadi penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat seperti penggunaan antibiotik yang tidak dihabiskan, pembelian antibiotik tanpa resep dokter, pengobatan penyakit yang seharusnya tidak memerlukan antibiotik serta pemakaiannya yang tidak patuh. Hal ini berisiko menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat, khususnya antibiotik. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang baik dan benar dalam upaya mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Dari hasil kegiatan ini, masyarakat pesisir di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan telah mendapatkan informasi mengenai cara penggunaan antibiotik yang baik dan benar.
EVALUASI TERAPI PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI UPTD PUSKESMAS KALANGAN TAHUN 2022: EVALUASI TERAPI PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI UPTD PUSKESMAS KALANGAN TAHUN 2022 Dongoran, Rini Fitriani; Nur Insan, Hafni
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1202

Abstract

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Tingkat mortalitas sangat tinggi pada bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia, terutama di negara-negara dengan pendapatan per kapita rendah dan menengah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik, ketepatan penggunaan obat serta evaluasi terapi pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di UPTD puskesmas kalangan kabupaten tapanuli tengah tahun 2022. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menggunakan data retrospektif dengan menggunakan buku rekam medik dan resep terapi pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di UPTD puskesmas kalangan. Sampel pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di UPTD puskesmas kalangan adalah 88 pasien. Hasil penelitian didapatkan karakteristik pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di UPTD puskesmas kalangan kabupaten tapanuli tengah tahun 2022 yaitu berdasarkan jenis kelamin yang tertinggi ialah laki-laki 45 pasien (51,13%), berdasarkan usia yang tertinggi ialah 1-<5 tahun 62 pasien (70,45%). Ketepatan penggunaan obat infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di UPTD puskesmas kalangan kabupaten tapanuli tengah tahun 2022 didapatkan hasil berdasarkan data kuantitatif yaitu tepat obat ialah 88 pasien (100%), tepat indikasi ialah 88 pasien (100%), tepat cara pemberian ialah 88 pasien (100%), tepat dosis ialah 62 pasien (70,5%) dan tepat lama pemberian ialah 86 pasien (97,7%).
EDUKASI KOMPREHENSIF DAN LOKALISASI KAWASAN MEROKOK DI KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN SELATAN Linda Futri, Cory; Maryo Harahap, Eki; Hidayah, Arinil; Amalia Batubara, Rini; Yusro Pohan, Sakinah; Munawarah Tampubolon, Masrina; Nur Insan, Hafni; Fitri Napitupulu, Natar; Royani Siregar, Hotma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2014-2017

Abstract

Merokok merupakan kegiatan yang sering kita jumpai di masyarakat dan aktivitas yang tidak asing lagi bagi kita dalam kehidupan sehari-hari pada saat sekarang ini. Kegitatan ini dapat kita temui dimana saja, didaerah pedesaan maupun didaerah perkotaan, fasilitas umum, seperti tempat kerja, angkutan umum, tempat ibadah, arena kegiatan anak-anak, tempat pelayanan kesehatan dan instansi pendidikan seperti sekolah dan kampus. Merokok menjadi masalah karena menimbulkan banyak kerugian, baik dari segi sosial, moral, ekonomi finansial, maupun kesehatan yang dapat mengakibatkan kematian atau penurunan Sumber Daya Manusia yang produktif. Rokok sangat berpengaruh bagi kebudayaan Indonesia khususnya Kota Padangsidimpuan yang berada di Provinsi Sumatera Utara. Suku Batak angkola yang ada di Kota Padangsidimpuan menjadikan rokok sebagai suatu hal yang sangat penting peranannya. Kebiasaan merokok ini sangat tidak mudah diubah pada masyarakat meskipun pihak Puskesmas sudah gencar melakukan penyuluhan-penyuluhan bahaya merokok terhadap kesehatan. Tujuan dari pengabdian yaitu memberikan edukasi komprehensif dan lokalisasi kawasan merokok di Kecamatan Padangsidmpuan Selatan. Metode yang dilaksanakan yakni bekerjasama dengan pihak Puskesmas Padangmatinggi Kota Padangsidimpuan dengan melibatkan tokoh adat dan tokoh masyarakat sebagai sasaran sekaligus kader yang kemudian akan tergabung sebagai penyuluh bahaya merokok ke masyarakat. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah menggunakan slide power point dan membagikan leaflet. Populasi dan sampel pengabdian ini berjumlah 50 orang. Hasil pengabdian masyarakat ini diterima antusis oleh peserta yang terlihat dari banyaknya peserta yang bertanya seputar informasi mengenai topik yang diberikan. Diharapkan kegitan penyuluhan tentang bahaya rokok serta pembuatan lokalisasi kawasan merokok disetiap lingkungan bisa dilaksanakan di semua daerah di Padangsdidimpuan sehingga mencakup seluruh lapisan masyarakat lebih  mengetahui dan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat