Kemandirian merupakan aspek perkembangan sosial-emosional penting pada anak usia dini, namun banyak anak usia 5–6 tahun masih menunjukkan ketergantungan tinggi terhadap guru dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode habituasi terhadap perkembangan kemandirian anak usia 5–6 tahun. Pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest digunakan pada 15 anak kelompok B2 TK Kartika Jaya. Metode habituasi diimplementasikan selama empat minggu melalui kegiatan pembiasaan rutin dalam pembelajaran harian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test (SPSS versi 31). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata kemandirian dari 7,73 menjadi 11,87, dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Metode habituasi terbukti efektif meningkatkan kemandirian anak usia dini dan dapat menjadi strategi relevan dalam pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026